Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ikhtilaf Ulama

**Keutamaan Shalat di Masjidil Haram: Antara Teks Hadis dan Perluasan Makna “Al-Masjid al-Haram”**

Gambar
Baca juga  FATWA ULAMA LINTAS MADZHABTentang Penetapan Awal Ramadhan dengan Hisab Tanpa Rukyat dan Sikap terhadap Keputusan Penguasa Pendahuluan Di antara hadis yang paling sering dikutip dalam pembahasan keutamaan tempat ibadah adalah sabda Nabi ﷺ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ، وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةٍ فِي مَسْجِدِي بِمِائَةِ أَلْفِ صَلَاةٍ “Shalat di masjidku ini lebih utama daripada seribu shalat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada shalat di masjidku dengan seratus ribu kali lipat.” (HR. Ibnu Majah) Hadis ini secara lahir menunjukkan adanya pelipatan pahala luar biasa yang terkait dengan tempat. Namun, para ulama berbeda pendapat: Apakah yang dimaksud “Masjidil Haram” dalam hadis ini hanya bangunan masjid, atau seluruh wilayah Tanah Haram (Mak...