Postingan

Menampilkan postingan dengan label dalil syar'i

Ketika A‘rāḍ Menggeser Maqṣūd: Kritik Ma‘qulat (Mantik-Falsafi) atas Penetapan Awal Ramadhan dengan Hisab Modern

Gambar
Baca juga  KESALAHAN KATEGORI DALAM PENETAPAN AWAL RAMADHAN Integrasi Ma‘qūlāt, Uṣūl Fiqh, dan Manqūlāt dalam Kritik Hisab Modern Pendahuluan: Masalah yang Salah Ditempatkan Perdebatan tentang penetapan awal Ramadhan sering diarahkan pada satu titik: mana yang lebih akurat, rukyat atau hisab? Ini problem framing. Karena dalam kerangka mantik: Masalah utama bukan akurasi, tetapi ketepatan taṣawwur (konsep) dan taṣnīf (klasifikasi). Jika sejak awal terjadi kesalahan dalam memahami objek (taṣawwur), maka penetapan hukumnya (taṣdīq) hampir pasti meleset. 1. Taṣawwur dan Taṣdīq: Akar Kesalahan Epistemologis قال الإمام الغزالي: "التصور إدراك المفرد من غير حكم عليه، والتصديق هو الحكم على الشيء بإثبات أو نفي" “Taṣawwur adalah memahami sesuatu tanpa menetapkan hukum, sedangkan taṣdīq adalah menetapkan hukum berupa penegasan atau penafian.” *(Al-Ghazali, Mi‘yār al-‘Ilm)*¹ قال الفارابي: "من لم يصح تصوره لم يصح تصديقه" “Siapa yang rusak taṣawwurnya, m...

KESALAHAN KATEGORI DALAM PENETAPAN AWAL RAMADHAN Integrasi Ma‘qūlāt, Uṣūl Fiqh, dan Manqūlāt dalam Kritik Hisab Modern

Gambar
Baca juga  ketika melihat dipaksa menjadi menghitung: drama tahunan kesalahan membaca teks hadis Abstract Artikel ini mengkaji problem epistemologis dalam penetapan awal Ramadhan melalui pendekatan hisab modern dengan menggunakan kerangka ma‘qūlāt (jauhar–a‘rāḍ), uṣūl fiqh (tahqīq al-manāṭ dan ta‘abbud), serta manqūlāt dari ulama klasik. Temuan menunjukkan bahwa dominasi hisab berpotensi menggeser struktur ontologis hukum dari basis normatif (ru’yah) menjadi basis naturalistik (data astronomi), yang dalam perspektif mantik merupakan bentuk qalb al-ḥaqīqah (pembalikan hakikat). Artikel ini menawarkan rekonstruksi metodologis dengan menempatkan hisab sebagai alat bantu, bukan pengganti rukyat. Keywords Ru’yah, Hisab, Ma‘qūlāt, Jauhar, A‘rāḍ, Uṣūl Fiqh, Epistemologi Islam 1. Pendahuluan Perdebatan antara rukyat dan hisab dalam penentuan awal Ramadhan sering diposisikan sebagai konflik antara tradisi dan sains. Namun reduksi ini menutupi problem yang lebih mendasar, ya...