Postingan

Menampilkan postingan dengan label belajar tawakkal

Part 6 (Final) Menjaga Hati di Tengah Ikhtiar: Antara Harap, Cemas, dan Ketergantungan kepada Allah

Gambar
Baca juga  Part 5 Antara Ikhtiar dan Tawakkal: Kapan Bertindak, Kapan Menahan Diri? Malam itu lebih sunyi dari biasanya. Tidak ada hujan. Tidak ada angin kencang. Hanya suara jangkrik di kebun sebelah masjid yang terdengar pelan. Lima orang itu kembali duduk di serambi selepas Isya. Namun kali ini suasananya berbeda. Tidak lagi sehangat perdebatan malam-malam sebelumnya. Obrolan mereka pelan. Lebih dalam. Seolah masing-masing sedang memikirkan dirinya sendiri. Kang Ali memecah diam. “Semakin dipikir… ternyata yang paling sulit bukan mencari obat.” Ia menatap lantai. “Tapi menjaga hati waktu sedang sakit.” Tidak ada yang langsung menjawab. Kiai Dul Hadi mengangguk pelan. “Dan itulah ujian yang sering tidak terlihat.” Ketika Sakit Mengguncang Hati Kiai Dul Hadi berkata pelan: “Orang sehat sering merasa kuat.” “Tapi ketika sakit datang…” “barulah terlihat isi hatinya.” Beliau lalu membaca ayat: “Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketak...