Lailatul Qadar: Keutamaan, Hikmah, dan Cara Menghidupkannya Menurut Al-Qur'an dan Ulama
Baca juga
Muqaddimah
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan rahmat Allah. Di antara keistimewaan terbesar bulan ini adalah adanya Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam tersebut Allah menurunkan Al-Qur'an dan melimpahkan berbagai rahmat serta ampunan kepada hamba-Nya yang beribadah.
Karena itu Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk bersungguh-sungguh menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan ibadah. Beliau bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.”¹
Dalam hadis lain Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”²
Oleh karena itu para ulama menegaskan bahwa menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan shalat malam, dzikir, doa, dan membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Pengertian Lailatul Qadar
Makna Secara Bahasa
Kata القدر (al-qadr) dalam bahasa Arab memiliki beberapa makna seperti kemuliaan, ketetapan, dan takdir.
Imam Al-Qurthubi menjelaskan:
وَالْقَدْرُ فِي اللُّغَةِ يُطْلَقُ عَلَى مَعَانٍ مِنْهَا الشَّرَفُ وَالْعَظَمَةُ وَمِنْهَا الْحُكْمُ وَالتَّقْدِيرُ
“Al-Qadr dalam bahasa memiliki beberapa makna, di antaranya kemuliaan dan keagungan, serta ketetapan dan takdir.”³
Sebagian ulama menyebut malam ini dinamakan Lailatul Qadar karena kemuliaannya yang sangat besar.
Az-Zamakhsyari berkata:
سُمِّيَتْ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لِعِظَمِ قَدْرِهَا وَشَرَفِهَا
“Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena agungnya kedudukan dan kemuliaannya.”⁴
Makna Secara Istilah
Secara istilah, Lailatul Qadar adalah malam yang dimuliakan oleh Allah dengan turunnya Al-Qur'an dan dilipatgandakannya pahala ibadah.
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.”
(QS Al-Qadr: 1-3)
Ibnu Katsir berkata:
هِيَ لَيْلَةٌ مُبَارَكَةٌ أَنْزَلَ اللَّهُ فِيهَا الْقُرْآنَ
“Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan yang pada malam itu Allah menurunkan Al-Qur'an.”⁵
Hikmah Diberikannya Lailatul Qadar kepada Nabi Muhammad ﷺ
Para ulama menyebut beberapa hikmah mengapa Allah memberikan malam yang agung ini kepada umat Nabi Muhammad ﷺ.
Baca juga
batal wudhu ketika shalat berjamaah
1. Karena Pendeknya Umur Umat Nabi Muhammad
Dalam sebuah riwayat disebutkan:
أُرِيَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَعْمَارَ النَّاسِ قَبْلَهُ فَكَأَنَّهُ تَقَاصَرَ أَعْمَارَ أُمَّتِهِ فَأَعْطَاهُ اللَّهُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ
“Rasulullah diperlihatkan umur umat terdahulu, lalu beliau merasa umur umatnya pendek, maka Allah memberinya Lailatul Qadar.”⁶
Dengan demikian satu malam ibadah dapat menyamai ibadah lebih dari delapan puluh tahun.
2. Agar Umat Nabi Muhammad Dapat Menyamai Amal Umat Terdahulu
Az-Zarqani berkata:
أُعْطِيَتْ هَذِهِ الْأُمَّةُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ لِقِصَرِ أَعْمَارِهَا
“Umat ini diberikan Lailatul Qadar karena pendeknya umur mereka.”⁷
3. Sebagai Kemuliaan Khusus bagi Umat Nabi Muhammad
Badruddin Al-'Aini berkata:
إِنَّ لَيْلَةَ الْقَدْرِ خَاصَّةٌ بِهَذِهِ الْأُمَّةِ
“Lailatul Qadar adalah keistimewaan khusus bagi umat ini.”⁸
4. Karena Turunnya Al-Qur'an
Fakhruddin Ar-Razi berkata:
شُرِّفَتْ هَذِهِ اللَّيْلَةُ بِنُزُولِ الْقُرْآنِ فِيهَا
“Malam ini dimuliakan karena turunnya Al-Qur'an.”⁹
Baca juga
puasa dan menjaga ukhuwah di media sosial
Pendapat Ulama Empat Madzhab tentang Lailatul Qadar
Para ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadhan.
Madzhab Hanafi
Al-Kasani berkata:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ فِي رَمَضَانَ وَهِيَ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْهُ
“Lailatul Qadar berada pada bulan Ramadhan, yaitu pada sepuluh malam terakhirnya.”¹⁰
Madzhab Maliki
Ibnu Abdil Barr berkata:
هِيَ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Lailatul Qadar berada pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.”¹¹
Madzhab Syafi'i
Imam An-Nawawi berkata:
أَصَحُّهَا أَنَّهَا فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ وَأَرْجَاهَا لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
“Pendapat yang paling sahih adalah bahwa Lailatul Qadar berada pada sepuluh malam terakhir dan yang paling diharapkan adalah malam ke-27.”¹²
Madzhab Hanbali
Ibnu Qudamah berkata:
أَرْجَى لَيَالِيهَا لَيَالِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ
“Malam yang paling diharapkan adalah malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir.”¹³
Tanda-Tanda Lailatul Qadar
Beberapa hadis menjelaskan tanda-tanda malam tersebut.
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلْقَةٌ لَا حَارَّةٌ وَلَا بَارِدَةٌ
“Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, tidak panas dan tidak dingin.”¹⁴
Dalam hadis lain disebutkan:
تَطْلُعُ الشَّمْسُ صَبِيحَتَهَا لَا شُعَاعَ لَهَا
“Matahari terbit pada pagi harinya tanpa sinar yang menyilaukan.”¹⁵
Amalan Terbaik pada Malam Lailatul Qadar
Baca juga
Nuzulul Qur'an dan sejarah kitab-kitab Allah
Para ulama menyebut beberapa amalan yang dianjurkan.
1. Shalat Malam
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala maka diampuni dosa-dosanya.”¹⁶
2. Membaca Al-Qur'an
Imam Nawawi berkata:
يُسْتَحَبُّ فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ الإِكْثَارُ مِنْ تِلَاوَةِ الْقُرْآنِ
“Disunnahkan memperbanyak membaca Al-Qur'an pada malam itu.”¹⁷
3. I'tikaf
Aisyah berkata:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَعْتَكِفُ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Nabi ﷺ beri'tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.”¹⁸
Doa yang Dianjurkan pada Lailatul Qadar
Aisyah radhiyallahu 'anha bertanya kepada Nabi ﷺ:
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ وَافَقْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ؟
Beliau menjawab:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”¹⁹
Hikmah Dirahasiakannya Lailatul Qadar
Ibnu Hajar berkata:
أُخْفِيَتْ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لِيَجْتَهِدَ النَّاسُ فِي طَلَبِهَا
“Lailatul Qadar dirahasiakan agar manusia bersungguh-sungguh mencarinya.”²⁰
Al-Qurthubi juga menjelaskan:
لِيَجْتَهِدَ النَّاسُ فِي الْعِبَادَةِ فِي جَمِيعِ الْعَشْرِ
“Agar manusia bersungguh-sungguh beribadah pada seluruh sepuluh malam terakhir.”²¹
Penutup
Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia yang diberikan Allah kepada umat Nabi Muhammad ﷺ sebagai bentuk rahmat dan kemuliaan. Malam ini lebih baik daripada seribu bulan dan menjadi kesempatan besar bagi seorang muslim untuk mendapatkan ampunan dan pahala yang berlipat ganda.
Oleh karena itu seorang muslim hendaknya bersungguh-sungguh menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan berbagai ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an, dzikir, doa, dan i'tikaf agar dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar.
Wallahua'lam bishawab
Baca juga
peristiwa manusia setelah kematian
bantahan ilmiah terhadap klaim pembatasan witir tiga rakaat yang paling sahih
Footnote Referensi
1. HR Bukhari no 2017
2. HR Bukhari no 1901; Muslim no 760
3. Al-Qurthubi, Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an, Juz 20 hlm 130
4. Az-Zamakhsyari, Al-Kasyaf, Juz 4 hlm 780
5. Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qur'an Al-Azim, Juz 8 hlm 441
6. Imam Malik, Al-Muwaththa, Juz 3 hlm 463
7. Az-Zarqani, Syarh Az-Zarqani, Juz 7 hlm 483
8. Al-'Aini, Umdatul Qari, Juz 17 hlm 168
9. Ar-Razi, Mafatih Al-Ghaib, Juz 32 hlm 28
10. Al-Kasani, Bada'i As-Shana'i, Juz 2 hlm 93
11. Ibnu Abdil Barr, At-Tamhid, Juz 7 hlm 131
12. An-Nawawi, Syarh Shahih Muslim, Juz 8 hlm 58
13. Ibnu Qudamah, Al-Mughni, Juz 4 hlm 444
14. HR Ahmad
15. HR Muslim no 762
16. HR Bukhari dan Muslim
17. An-Nawawi, Al-Majmu', Juz 6 hlm 447
18. HR Bukhari
19. HR Tirmidzi no 3513
20. Ibnu Hajar, Fathul Bari, Juz 4 hlm 266
21. Al-Qurthubi, Tafsir Al-Qurthubi, Juz 20 hlm 134
#Lailatul Qadar
#Malam Lailatul Qadar
#Keutamaan Lailatul Qadar
#Tanda Lailatul Qadar
#Amalan Lailatul Qadar
#Doa Lailatul Qadar
#Malam 1000 bulan
#Keutamaan Ramadhan
#Amalan Ramadhan
#10 malam terakhir Ramadhan
#Qiyamul Lail Ramadhan
#I'tikaf Ramadhan
#Turunnya Malaikat Lailatul Qadar
#Tafsir surat Al Qadr
#Keutamaan malam Ramadhan
#Kisah Salaf Ramadhan
#Dalil Lailatul Qadar
#Hadis Lailatul Qadar
#Rahasia Lailatul Qadar
#Hikmah Lailatul Qadar
#Keutamaan malam 27 Ramadhan
#Amalan Nabi di Ramadhan
#Kajian Ramadhan
#Keutamaan ibadah malam
#Ibadah di malam Ramadhan
#Keutamaan Al Quran di Ramadhan
Komentar
Posting Komentar